Wonderkid Barcelona, Pedri mengakui bahwa kegagalan penalti Lionel Messi adalah pukulan besar untuk timnya. Namun hal itu tak bisa disalahkan sepenuhnya.

Kegagalan Messi di titik putih adalah yang pertama di kompetisi Liga Champions sejak Februari 2015. Sebelumnya, ia mampu mencetak delapan gol dari penalti.

“Kami tahu (penalti) itu penting untuk mengambil peluang kami,” kata Pedri pasca pertandingan. “Kami menghasilkan permainan yang sangat bagus tetapi kami kehilangan peluang besar.”

“Kami yakin kami bisa menghasilkan perlawanan besar lagi dan lolos, tetapi penalti sebelum jeda adalah pukulan besar untuk dilewatkan.”

“Kami terus berjuang dan Anda tidak dapat menentukan hasil atau permainan hanya dengan melihat penalti yang gagal. Kami memiliki banyak peluang dan tidak memanfaatkannya.”

Seperti yang diketahui, Barcelona harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions 2020/21 usai kalah dari Paris Saint Germain dengan agregat 2-5.

Barcelona sendiri memang tampil cukup agresif, dengan menorekan 21 tembakan. Situasi itu membuat Antoine Griezmann memberikan komentarnya.

“Sungguh memalukan, saya akan mengatakan ada empat peluang, termasuk penalti,” kata Griezmann seperti dikutip Bonanza88 dari Livescore.

“Jika Anda tidak menyingkirkan mereka, itu akan lebih sulit di pertandingan nanti. Namun demikian, ini adalah pertandingan yang sama sekali berbeda dengan leg pertama.”

Pemain internasional Prancis Griezmann berjanji mereka akan kembali pada 2021-22 untuk menantang mahkota Eropa.

“Saatnya untuk tetap mengangkat kepala dan merasa percaya diri karena cara kami bermain. Kami perlu terus meningkatkan diri untuk musim yang akan datang.”

“Kami terpukul karena kami sangat ingin melewatinya. Saya tidak berpikir kami pantas keluar secepat ini, tetapi tahun depan kami akan mencoba untuk memenangkan kompetisi ini,” tutupnya.