Mahyong merupakan sebuah permainan untuk empat orang yang berasal dari Cina. Ini adalah permainan yang menuntut kecakapan, strategi, kecerdasan, kalkulasi, dan peruntungan. Tergantung pada variasi permainannya, faktor keberuntungan bisa kecil atau dominan. Di Asia, mahyong adalah permainan yang populer untuk judi atau permainan komputer.

Dalam permainan mahjong ini biasanya dilakukan oleh 4 orang namun dapat dilakukan dengan 3 orang peserta jika jumlah peserta kurang. Peralatan permainan mahjong adalah ubin, dadu, keripik yang berbentuk bulat dan berwarna merah, putih, biru dan kuning.

Setiap set mahjong memiliki 108 ubin mahjong yang terdiri dari yaitu ubin 筒 tǒng: satu sampai sembilan yang berbentuk roda atau lingkaran setiap ubin masing- masing ada empat, ubin 索 suǒ: satu yang berbentuk burung pipit dua sampai sembilan yang berbentuk tongkat bambu setiap ubin masing-masing ada empat, ubin mata angin 东 dōng: angin timur ,南 nán: angin selatan,西 xī: angin barat 北 běi: angin utara, ubin musim 春 chūn: musim semi , 夏 xià: musim kemarau, 秋 qiū: musim gugur, 冬 dōng: musim dingin, ubin bunga 梅花 méihuā: bunga prem, 兰花 lánhuā: bunga anggek, 菊花 júhuā: bunga krisan 竹花 zhúhuā: bunga bambu, ubin 中榜 zhōng bǎng, ubin 發财 fācái, ubin 白板 báibǎn setiap ubin masing-masing ada empat.

Permainan mahjong dapat dikatakan paling rumit dan menarik, pada dasarnya permainan mahjong ini sangat mudah dipelajari dan sangat menyenangkan. Setiap pemain masing-masing satu orang 14 ubin mahjong bermacam-macam cara pemikiran pemain mahjong ini menjadi lebih rumit dan menantang. Permainan ini sangat populer dan di gemari oleh banyak orang di dunia, On the advent and spread of the game Mah-Jong – The Yale Review of  International Studies mahjong memerlukan kemahiran, membutuhkan kalkulasi, strategi, kecerdasan dan juga peruntungan.

Tujuan permainan ini adalah membangun seri yang lengkap (biasanya tiga set) dari 13 atau 16 batu. Orang pertama yang mencapai tujuan ini adalah pemenangnya. Batu yang menang melengkapi serinya menjadi 14 atau 17 batu.

Salah satu mitos tentang asal usul Mahyong mengatakan bahwa Kong Hu Cu, sang filsuf Tiongkok, telah mengembangkan permainan ini sekitar tahun 500 SM. menurut mitos ini, permainan ini muncul bersamaan di berbagai provinsi Cina bertepatan dengan perjalanan Kong Hu Cu ketika ia menyebarkan ajaran-ajarannya yang baru.

Namun tidak ada bukti yang mendukung pernyataan ini. Ketiga batu naga (utama) juga sesuai dengan ketiga kebajikan utama yang diwariskan oleh Kong Hu Cu. Zhong (tengah) yang berwarna merah, Fa (kemakmuran) hijau, Bai (putih) Putih berarti kedermawanan, ketulusan, dan setia kepada keluarga, juga dalam mitos ini. Kenyataannya, “tengah” di sini kemungkinan sekali sebuah rujukan kepada Cina, nama resminya dalam bahasa Tionghoa.

Mitos ini juga mengklaim bahwa Kong Hu Cu suka akan burung-burung. Hal ini agaknya menerangkar arti nama “Mahyong” (burung gereja). Kong Hu Cu berasal dari Cina Selatan, dan “Mahyong” berasal dari ucapan nama dalam bahasa Yueyu (Kantonis) yang dibaratkan untuk permainan ini (pengucapan dialek Cina Selatan sesungguhnya lebih dekat ke ucapan Tionghoa klasik. Namun, tidak ada bukti bahwa mahjong sudah ada sebelum era Taiping sehingga tampaknya tak mungkin bahwa Kong Hu Cu adalah pencipta permainan ini.

Sebuah teori lain menyiratkan bahwa permainan ini dikembangkan dari permainan kartu dan domino Cina yang sudah ada sebelumnya sekitar tahun 1850. Beberapa sejarahwan percaya bahwa permainan ini didasarkan pada permainan kartu Cina yang bernama Mádiào(juga dikenal sebagai Ma Tiae, artinya, Kuda Gantung; atau Yèzí.

Pada awal Dinasti Ming. Permainan ini menggunakan 40 lembar kartu yang mirip dengan kartu-kartu yang digunakan dalam permainan Ya Pei. Ke-40 kartu ini, yang diberi nomor 1-9 dalam 4 ragam bersama-sama dengan empat kartu bunga tambahan, sangat mirip dengan penomoran untuk batu-batu mahjong sekarang. Hingga kini masih ada perdebatan tentang siapa yang menciptakan permainan ini.

Sebuah teori mengatakan bahwa para perwira tentara Cina yang bertugas pada masa Pemberontakan Tai Ping menciptakan permainan ini untuk melewatkan waktu. Teori lain mengatakan bahwa seorang bangsawan yang tinggal di daerah Shanghai menciptakan permainan ini antara 1870 dan 1875. Diduga bahwa sekitar 1850 di kota Níngpō dua bersaudara menciptakan Mahjong dari permainan Mádiào yang telah ada sebelumnya.

Sempat dilarang di Cina

Mahjong: Police clamp down on China's most loved game - BBC News

Permainan tradisional Cina ini dilarang di negaranya sendiri pada 1949, ketika Republik Rakyat Tiongkok terbentuk. Pemerintahan komunis yang baru menganggap segala bentuk kegiatan judi sebagai lambang kebusukan kapitalis. Setelah Revolusi Kebudayaan, permainan ini dihidupkan kembali, dan sekali lagi Mahjong menjadi permainan rekreasi rakyat Cina.

Di tahun 1940-an, Mahjong dilarang di Tiongkok setelah peristiwa Revolusi Komunis. Pemerintah Tiongkok beranggapan bahwa Mahjong mendorong perjudian dan dianggap sebagai hiburan kaum borjuis. Jika terlihat Mahjong dimainkan, para pemain akan ditangkap oleh polisi.

Permainan tradisional Tiongkok ini dilarang di negaranya sendiri pada 1949, ketika Republik Rakyat Tiongkok terbentuk. Pemerintahan komunis yang baru menganggap segala bentuk kegiatan judi sebagai lambang kebusukan kapitalis.

Namun, Setelah Revolusi Kebudayaan larangan ini dicabut pada tahun 1985 dan Mahjong kembali bebas dimainkan.

Sekali lagi Mahjong menjadi permainan rekreasi rakyat Tiongkok. Pertandingan Mahjong kembali digelar dan permainan ini populer lagi seperti sediakala. Lalu, pada 1 November 2007, kejuaraan dunia resmi Mahjong diselenggarakan di Chengdu, Sichuan, Tiongkok dan berlangsung selama 5 hari.

Makna di setiap ubin Mahjong

Picking Up The Pieces Of Mahjong | Wisconsin Public Radio

Untuk mempelajari cara bermain, dari beberapa sumber yang dihimpun Edisi Bonanza88, Anda harus terlebih dahulu dapat mengenali dan memahami setiap ubin mahjong. Setiap set ubin berisi 3 setelan sederhana (batu, karakter, dan bambu), 2 setelan kehormatan (angin dan naga), dan 1 setelan opsional (bunga).

Batu

Stones adalah salah satu setelan Mahjong yang menampilkan bentuk bulat yang mewakili koin di setiap ubin. Setelan batu juga disebut sebagai roda, lingkaran, atau kue. Setelan ini memiliki bentuk melingkar, dan di muka setiap ubin terdapat rentang satu hingga sembilan bentuk bulat.

Bentuk bulat melambangkan 筒 (tóng), yaitu koin dengan lubang persegi di tengahnya. Ada empat set untuk setiap setelan, dan setiap set memiliki sembilan ubin. Itu berarti ada total 36 ubin batu di setiap set permainan.

Karakter

Ubin setelan karakter memiliki karakter 萬 (wàn), yang berarti 10.000, ditambah karakter Cina untuk angka satu sampai sembilan.

Setelan sederhana lainnya disebut karakter, juga dikenal sebagai angka , ribuan, atau koin. Ubin ini menampilkan karakter 萬 (wàn) di permukaannya, yang berarti 10.000.

Setiap ubin juga memiliki karakter Cina mulai dari satu hingga sembilan. Oleh karena itu, perlu dipelajari cara membaca angka satu sampai sembilan dalam bahasa Mandarin agar bisa menyusun ubin dalam urutan numerik. Ada 36 ubin karakter di setiap set.

Bambu

Bambu setelan sederhana juga disebut sebagai tongkat. Ubin ini memiliki batang bambu yang mewakili senar (索, sǔo) yang digantung pada koin tembaga kuno dalam set 100 (弔, diào) atau 1.000 koin (貫, guàn).

Ubin memiliki dua hingga sembilan batang di atasnya. Ubin nomor satu tidak memiliki batang bambu di atasnya. Sebaliknya, ia memiliki seekor burung yang sedang duduk di atas bambu, jadi set ini kadang juga disebut “burung”. Ada 36 ubin bambu dalam satu set.

Bunga-bunga

Bunga adalah setelan opsional. Kumpulan delapan ubin ini menampilkan gambar bunga ditambah sejumlah mulai dari satu hingga empat. Bagaimana setelan bunga dimainkan berbeda-beda menurut wilayah. Bunganya dapat digunakan seperti Joker dalam permainan kartu atau sebagai kartu liar untuk melengkapi kombinasi ubin. Bunga juga dapat membantu pemain mendapatkan poin ekstra.

Delapan ubin bunga termasuk empat ubin yang mewakili empat musim: musim dingin (冬天,  dōngtiān), musim semi (春天,  chūntiān), musim panas (夏天,  xiàtiān ), dan musim gugur (秋天,  qiūtiān).

Ubin bunga yang tersisa mewakili empat tanaman Konfusianisme: bambu (竹,  zhú), krisan (菊花,  júhuā ), anggrek (蘭花,  lánhuā), dan plum (梅,  méi). Hanya ada satu set ubin bunga.

Pakaian Kehormatan

Ubin angin dan naga dalam set Mahjong berdiri tegak di atas meja. Angin (empat ubin pertama di sebelah kiri) adalah salah satu dari enam set ubin dalam permainan Mahjong.

Wind adalah salah satu dari dua pakaian kehormatan. Ubin ini masing-masing menampilkan karakter untuk arah kompas: utara (北,  běi), timur (東,  dōng), selatan (南,  nán), dan barat (西,  xī). Seperti karakter setelan sederhana, perlu untuk belajar membaca karakter arah mata angin dalam bahasa Cina untuk mengenali dan mengatur setelan ini.

Ada empat set, dan setiap set memiliki empat ubin. Jumlah total ubin angin di setiap set permainan adalah 16.

Pakaian kehormatan lainnya disebut panah, atau naga. Ada empat set ubin panah, dan setiap set memiliki tiga ubin. Threesome ini memiliki beberapa arti yang berasal dari ujian kekaisaran kuno, memanah, dan kebajikan utama Konfusius .

Satu ubin menampilkan 中 merah (zhōng, tengah). Karakter Cina melambangkan 紅 中 (hóng zhōng), yang berarti lulus ujian kekaisaran, pukulan dalam memanah, dan kebajikan Konfusianisme dalam kebajikan.

Ubin lain menampilkan 發 hijau (fā , kekayaan). Karakter ini adalah bagian dari pepatah, 發財 (fā cái). Pepatah ini diterjemahkan menjadi “menjadi kaya,” tetapi itu juga mewakili seorang pemanah yang melepaskan gambarnya dan keutamaan Konfusianisme dari ketulusan.

Karakter terakhir menampilkan 白 biru (bái , putih), yang mewakili 白板 (bái ban , papan putih). Papan putih berarti kebebasan dari korupsi, gagal dalam memanah, atau kebajikan Konfusianisme dalam berbakti. Ada total 12 anak panah, atau naga, ubin di setiap set mahjong.

Permainan Mahjong dalam upacara kematian Orang Panipahan

On the advent and spread of the game Mah-Jong – The Yale Review of International Studies

Kota Panipahan merupakan sebuah kelurahan yang menjadi ibukota Kecamatan Pasir Limau Kapas, di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Kepulauan Riau, yang lahir sebagai buah pemekaran Desa Panipahan pada tahun 2007.

Seiring dengan perkembangan zaman, kebudayaan juga mengalami perkembangan. Perkembangan permainan Mahjong di kota Panipahan tergolong sangat berkembang. Hal ini didasari oleh pelestarian permainan Mahjong yang tetap terjaga. Sampai pada saat ini, tidak hanya orang tua, akan tetapi kaum orang muda juga sudah dapat dengan mahir memainkan permianan ini. Begitupula pada upacara kematian, keluarga yang berduka juga dapat ikut serta memainkan permainan tersebut.

Perkembangan permainan Mahjong tidak hanya dimainkan secara manual, saat ini permainan Mahjong tersedia dalam aplikasi komputer. Program permainan Mahjong dibuat dalam Borland Delphi 5. Dalam program ini pemain dapat melihat seluruh kartu dengan jelas. Dalam permainan Mahjong akan ditampilkan semua kartu yang dilihat dari segi salah satu pemain.

Salah satu kebudayaan yang masih terpelihara hingga saat ini di kalangan masyarakat Tionghoa khususnya di kota Panipahan adalah permainan mahjong. Mahjong atau kartu batu domino merupakan salah satu jenis permainan tradisional yang berasal dari Tiongkok. Pada tahun 1875 perantau-perantau dari Tiongkok masuk ke kota Bagansiapiapi kemudian menyebar kedaerah pesisir pantai sekitarnya termasuk ke kota Panipahan.

Masyarakat Tionghoa menetap di kota Panipahan dan hingga saat ini masih memperingati perayaan seperti perayaan Imlek, perayaan Cheng Beng, dan perayaan bakar tongkang. Tidak hanya kebudayaan perayaan hari besar masyarakat Tionghoa sering memainkan permainan Xiangqi dan Mahjong.

Permainan Mahjong merupakan permainan yang dimainkan pada upacara kematian oleh orang tua atau keluarga kerabat yang meninggal. Permainan mahjong hanya bisa dimainkan oleh masyarakat Tionghoa. Awal masuknya permainan mahjong di kota Panipahan tidak memiliki catatan secara tertulis dengan lengkap. Permainan ini dibawa dan dimainkan secara turun-temurun oleh masyarakat Tionghoa. Sejarah masuknya permainan ini beriringan dengan datangnya perantau-perantau masyarakat Tionghoa ke kota Panipahan.