Sejak dulu, manusia sudah memanfaatkan sumber api untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Namun seiring berkembangnya zaman, mereka beralih menggunakan alat bernama Kompor. Ya, kompor telah digunakan sejak dulu. Kompor merupakan alat masak yang sangat dibutuhkan setiap orang baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah.

Nah di zaman sekarang ini, kita lebih mengenal kompor yang sudah ada gasnya. Namun tahu kah kalian? Sebelum adanya kompor gas, ternyata kompor memiliki sejarah panjang, lho. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut kita berikan ulasannya.

Data yang dihimpun Edisi Bonanza88, tungku pertama kali sebagai alat untuk memasak. Namun, kebanyakan tungku dibuat sedemikian rupa sehingga api atau panasyang terbentuk tidak terlalu membahayakan pengguna.Tungku api sudah ada di China sejak jaman Dinasti Qin (221-206/207 SM) dan  terbuat dari tanah liat.

Desainnya mirip dengan kamado di Jepang pada periode Kerajaan Kofun di abad3 sampai 6. Kamado sendiri mempunyai bentuk kotak persegi yang mengurung api denganlubang di atasnya untuk menaruh panci, dan mempunyai tinggi sekitar lutut orang dewasa.

Bahan bakarnya kayu atau batubara yang dimasukkan dari lubang di bagian depan. Kamado berKembang dan terus digunakan hingga periode Kerajaan Edo (1603-1867). Kelebihan tungku api dapat dilihat dari segi biaya, tungku  merupakan alternatif yang ekonomis, Akan tetapi kekurangnya masih sangat banyak, seperti; tidak bisa mengontrolfrekuensi api, api tidak menyebar dengan rata, asap yang ditimbulkan lebih banyak, danmengakibatkan polusi udara. Asapnya juga bisa menyebabkan dapur menjadi pengap, dan menghitam.

Kompor Minyak

Minyak Tanah Langka, Warga Karimun Terpaksa Pakai Solar untuk Memasak

Kompor minyak tanah portable  pertama kali dikenalkan tahun 1849 oleh Alexis Soyer. Kompor  ini bertekanan  udara yang dicampur dengan  minyak tanah (mirip dengan kompor  pedagang kaki lima jaman dulu). Sedangkan  kompor  yang lainnya adalah kompor minyak tanah yang tidak bertekanan  karena menggunkan sumbu kompor. Namun tidak diketahui secara pasti kapan kompor ini ditemukan.

Penggunaan  kompor berbahan bakar minyak tanah pada saat itu dinilai jauh lebih baikkarna mengurangi asap tungku yangdapat membahayakan kesehatan. Kompor  minyak tanah mempunyai ruang penampungan minyak tanah di bagian dasar, jari-jari sumbu kompor di bagian tengah, dan dudukan di bagian atas untuk meletakkan alat masak.

Dalam sejarah perkembangannya, kompor minyak tanah dilengkapi pengatur api/sumbudan  indikator penunjuk jumlah minyak tanah. Pada umumnya, kompor minyak buatan rumah tangga (buatan sederhana)terdiri beberapa bagian yaitu  tabung, sumbu, tempat sumbu, sarangan, tarikan, dan badan  kompor. Tabung minyak berada di bagian bawah, tempat menyimpan minyak tanah sebagai sumberenergi. Tabung minyak disambungkan dengan tempat sumbu di bagian atasnya, yang bisa dibukadan ditutup. Di bagian ini ada lubang  kecil tempat  menuangkan  minyak tanah ke dalam tabung.

Tempat sumbu terdiri dari belasan lubang kecil melingkar dan  menjulang ke atas setinggi sekitar10 cm. Tempat sumbu inilah sebagai tempat untuk menempatkan sumbu-sumbu hingga menyentuh minyak tanah yang berada di tabung minyak. Sementara sumbu bagian atas disembulkan sedikit sebagai tempat nyala api. Sumbu-sumbu di bagian atas dikelilingi oleh sarangan, agar nyala api stabil dan tidak kena angin.Lalu, sarangan terdiri dari 3 buah, di bagian dalam dan tengah, keduanya mengapitsumbu api.

Kedua sarangan ini dibuat berlubang-lubang kecil memenuhi semua bidang yangmelingkar. Tujuannya untuk sirkulasi api dan agar warna api bisa biru sehingga tidak menimbulkan jelaga pada panci dan sejenisnya. Sarangan bagian luar dibuat tertutup rapat, tidak berlubang dan biasanya lapisan aluminium lebih tebal dari pada kedua sarangan yang berlubang.Tarikan berfungsi untuk membesarkan atau mengecilkan api. Jika ditarik ke atas, api akan  membesar, jika ditarik ke bawah, api akan mengecil. Tarikan ini dihubungkan dengan lempengan tempat sumbu yang berada di tabung minyak. Badan kompor, biasanya menghubungkansemua bagian itu mulai dari kaki hingga atas tempat menaruh  barang untuk memasak (panci, ceret,wajan, atau sejenisnya).

Kompor Gas 

Review Kompor Semi Tanam Winn Gas W-888 (Tempered Glass Top) - YouTube                                          

Kompor gas pertama yang diciptakan pada awal tahun 1820 namun pada saat itu hanyalah percobaan tersembunyi sehingga tidak banyak orang yang tahu. Akhirnya pada tahun 1826, seorang penemu berkebangsaan Inggris bernama James Sharp mematenkan karya ciptaannya yaitu kompor gas.  Dia kemudian membuka pabrik kompor gas pada tahun 1836.

Kompor gas pertama tidak bisa dinyalakan tanpa bantuan korek api. Jadi pasda saat itu, ibu – ibu selalu menyetok korek api kayu dalam jumlah banyak karena tanpa api pancingan, kompor tidak akan bisa nyalan dan digunakan  untuk memasak. Dan masalah lainnya adalah, jika gas lupa dicabut dan dimatikan; gas bisa memenuhi ruangan sehingga ada sedikit aja percikan dari barang elektronik, kebakaran akan terjadi.

Untuk mengatasi masalah gas menyebar, para produsen kompor menambahkan katup pengaman. Katup pengaman ini yang digunakan hingga zaman modern. Katup pengaman dipasang ke mulut tabung gas dan disambungkan ke kompor dengan pipa khusus untuk memastikan tidak akan ada gas yang keluar.

Pada tahun 1851, kompor gas dipamerkan pada ajang bergensi di London yaitu Great exhibition. Namun ternyata belum berhasil menarik perhatian banyak orang. Barulah pada tahun 1880, kompor jenis ini menjadi populer. Bisa dibilang kompor jenis ini dulu kurang populer disebabkan oleh jaringan pipa gas dan pemasaran gas yang masih kurang.

Perkembangan Kompor Gas

Api Kompor Gas Berwarna Merah? Ini Penyebab dan Solusinya Halaman all -  Kompas.com

Memang kompor gas pertama masih banyak kekurangannya dan bisa dibilang ukurannya lumayan gede untuk ditaruh di dapur. Pada tahun 1910, para produsen sudah mulai menjual kompor gas yang mudah dibersihkan dan lebih kecil. Kemudian pada tahun 1922, penerima Nobel Prize Swedia, Gustaf Dalen menciptakan AGA Cooker. AGA cooker merupakan gas modern pertama pada tahun itu.

Seiringnya berkembangnya zaman, kompor – kompor gas yang diciptakan pun mulai bervariasi dengan fitur / fungsi tambahan untuk mempelancar proses memasak. Tidak hanya bentuk dan fitur kompor  gas saja yang berubah, sekarang banyak yang berlomba – lomba menciptakan kompor dengan sumber tenaga lainnya. Yang pastinya, kedepannya memasak akan semakin mudah.

Kompor Listrik Ditemukan

PLN Minta Masyarakat Ganti Kompor Gas Pakai Induksi, Apa Itu?

Kompor listrik pertama kali ditemukan oleh David Curle Smith (1859-1922) dan istrinya, Helen Nora. Eksistensi kkompor listik sejak tahun 1906 di Kalgoorlie, salah kota pertambangan emas di Australia.

David Curle Smith dan istrinya adalah penulis buku masak, Istrinya sendiri  Helen Nora Curle Smith ( 1861-1924) adalah adik dari penulis esai dan akedemis terkenal, Sir Walter Murdoch. Dia juga bibi dari Sir Keith Murdoch, ayah Rupert Murdoch taipan media pemiliki Star TV.

David Curle Smith adalah orang Skotlandia, pada akhir 1890-an dia memperoleh posisi di lading emas Australia Barat yang sedang mengalami perkembangan saat itu. Saat itu ia bertanggung jawab untuk generator dan pasokan listrik di kota Kalgoorlie karena generator listrik ini harus tetap bekerja pada tingkat tertentu sebagai sumber untuk penerang dimalam hari di kota kecil itu.

Untuk menghindari keborosan, Ia mengembangkan skema untuk mendorong konsumsi listrik yang diproduksi secara berlebih itu di siang hari. Didukung oleh anggota progresif dari Dewan Kota, dia mulai membertikan Kalgoorlie dengan segala jenis peralatan listrik yang bisa di kembangkan dan digunakan kapan saja, mulai dari setrika, kipas angin dan tentu saja kompor listrik.

Pada November 1905, David Curle Smith mengajukan permohonan paten untuk penemuan kompor listriknya. Selain Ia, penemu kompor listrik juga dikreditkan kepada Lloyd Copeman, dia mengajukan paten kompornya pada tahun 1915 dan menjualnya dua tahun kemudian untuk Westinghouse. Komponen penting dari kompor listrik Copeman adalah thermostat yang dipatenkan pada 1909.

Kini kompor listrik sudah banyak digunakan oleh orang-orang dengan berbagai alasan, salah satunya adalah estetika.

Ramah Lingkungan. Karena tidak menimbulkan polusi atau gas buangan, alat masak modern ini bersifat lebih ramah terhadap Bumi kita. Murah. Harga satu unitnya memang bervariasi, tergantung dari teknologi dan desainnya. Namun, rata-rata lebih murah daripada kompor gas.

Hemat. Walaupun menggunakan catu daya besar, ternyata masih jauh lebih hemat daripada kompor gas. Jika Anda hitung dengan teliti, biaya listriknya ternyata tidak seberapa dibanding biaya gas yang tidak perlu lagi Anda keluarkan. Untuk lebih meyakinkannya, berikut saya buatkan illustrasinya

Lebih aman. Tabung gas jika tidak diperlakukan dengan baik, dapat meledak atau bocor sehingga menimbulkan kebakaran. Lain halnya dengan listrik. Tidak akan ada lagi resiko bocor maupun meledak. Selain itu, dengan kompor ini, Anda juga tak perlu khawatir akan terkena luka bakar jika menyentuh wajan atau panci saat memasak. Dapat memasak lebih cepat

Mudah mengatur temperatur. Pada beberapa produk, Anda bahkan dapat langsung mengatur jenis makanan apa yang akan dimasak. Kemudian kompor akan secara otomatis mengatur panasnya sendiri.

Kelemahan kompor listrik

Kompor Listrik, Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan

Karena permukaannya datar, maka Anda akan sedikit kesulitan jika menggunakan alat masak yang permukaan bawahnya tidak rata, misalnya menggunakan wajan.

Memerlukan wattage besar untuk menyalakannya. Umumnya, setiap kali memasak dapat memakan energi hingga 400-1o00 Watt tiap jamnya. Memang bisa disetel hingga 100 Watt saja. Namun waktu memasak bisa jadi sangat lama.

Bagi kompor dengan kumparan kawat, akan sangat berbahaya jika tangan Anda menyentuh permukaan kompor yang menyala. Hal tersebut dapat menyebabkan luka bakar. Namun resiko ini dapat dihindari dengan segera mematikannya begitu selesai digunakan.

Tidak bisa digunakan untuk wajan atau panci lebar karena akan sulit menyeimbangkannya dengan diamater kompor yang kecil dan datar.

Bagi kompor dengan micro controller chip, Anda tidak bisa lagi memakai wajan atau panci terbuat dari aluminium atau stainless steel karena tidak akan bereaksi dengan medan magnet dari chip-nya. Sebagai gantinya, Anda dapat memakai wajan atau panci dari bahan baja atau besi.