Diana Spenser, anak perempuan termuda dari Viscountes Althorp, lahir di Prak Houusee, Sandringham. Diana kecil bersama saudara-saudaranya tinggal di Park House sampai kematian kakek mereka, Larl Spenser, pada tahun 1975. Ayah mereka mewarisi gelar kebangsawanan lalu akhirnya sekeluarga pindah ke puri keluarga Althorp, Northamptonshire.

Pada tahun 1974, Diana dikirim keluarganya ke sebuah sekolah asrama putri di West Heath School di Kent. Prestasi akademiknya tidak terlalu menonjol, namun Ia menunjukan kegemaran pada musik dan tari.

Keluarga Spenser sendiri sudah dekat dengan keluarga kerajaan Inggris selama beberapa dekade. Nenek Diana adalah sahabat Ibu Suri Elizabeth.

Pangeran Charles bahkan dikabarkan pernah kencan dengan kakak tertua Diana, Lady Sarah Spenser, Pangeran Charles tidak kunjung menikah hingga usia 30 tahun lebih.

Charles sendiri tidak leluasa memilih pasangan hidupnya, karena terlalu banyak pertimbangan luar yang ikut campur. Harapan atau syarat bagi istrinya juga serba tinggi.

Calon istrinya haruslah seorang bangsawan, belum menikah dan beragama protestan. Secara mengejutkan Diana muncul dan terpilih. Ia dianggap memenuhi syarat serba berat tersebut. Keluarga kedua belah pihak pun berusaha sesering mungkin mempertemukan mereka.

Diana masih berusia 19 tahun, sedangkan Charles sudah 32 tahun, ketika keduanya menikah di Katedral St. Paul di London pppada tahun 20 Juli 1981, disaksikan oleh sekitar satu miliar orang di seluruh dunia melalui televise dan radio.

Diana adalah perempuan Inggris pertama yang menikah dengan pewaris tahta kerajaan Inggris dalam 300 tahun terakhir, dan setelah pernikahan Ia menjadi bangsawan perempuan yang paling senior ketiga di Inggris, hanya dibawah Ratu Elizabeth I dan Elizabet II.

Diana menjadi Yang Mulia The Princess of Wales dan menduduki peringkat sebagai wanita kerajaan ketiga paling senior di Inggris setelah Ratu dan Ibu Ratu.

Pernikahan Putri Diana dan Pangeran Charles

Syok! Pengakuan Putri Diana Sebelum Wafat, 7 Tahun Tak Pernah Berhubungan Sex Sama Pangeran Charles - Pos Kupang

Hubungan asmara Diana-Charles terjadi pada tahun 1980. Enam bulan setelah membina kasih, Charles melamar Diana dan keduanya menikah pada 29 Juli 1981.

Pernah melihat hebohnya pernikahan putra Putri Diana, Pangeran William, dengan Kate Middleton pada tahun 2011 yang ditonton 300 juta orang dari seluruh dunia? Pernikahan Putri Diana lebih meriah dari pada itu. Saat Diana-Charles menikah tahun 1981, ada 750 juta orang di seluruh dunia yang menonton siaran TVnya!

Diana yang kemudian menyandang gelar Princess of Wales lantas menarik perhatian dunia setiap kali muncul. Selain cantik, dia sungguh modis, dan baik hati.

Diana dikenal dalam berbagai pemberian bantuan kemanusiaan. Ibu dua anak – William dan Harry – ini terlibat dalam organisasi untuk membantu penderita AIDS, tunawisma, pemuda, pecandu narkoba, rumah sakit anak-anak, hingga pengidap kanker.

Diana berhasil merebut hati rakyat Inggris dengan sikapnya yang hangat, berbeda dengan anggota keluarga kerajaan yang dianggap arogan dan dingin.

“Saya menghabiskan waktu dengan memegang tangan pasien dan berbicara dengan mereka. Beberapa dari mereka bertahan hidup dan beberapa meninggal, tapi mereka butuh dicintai saat masih ada di dunia. Saya ada untuk mereka,” bunyi sebuah kutipan Putri Diana yang bikin dunia meleleh.

Tahun 1988, Diana membuat rakyat Indonesia kepincut saat menyambangi rumah sakit khusus penderita lepra di Jakarta lalu ke melakukan tur di Yogyakarta.

Kegiatan kemanusiaan ini tidak berhenti, bahkan bertambah, kendati dia telah bercerai dari Pangeran William pada tahun 1996. Diana pada 1996 juga terlibat dalam kampanye anti-ranjau darat yang memakan banyak korban.

Perselingkuhan Charles

Camilla Ungkap Perasaan Saat Jadi Selingkuhan Pangeran Charles

Dari pernikahan tersebut lahir dua anak, Prince William of Wales pada tanggal 21 Juni 1982 dan Pangeran Henry dari Wales (biasa disebut Pangeran Harry) pada tanggal 15 September 1994.

Terlihat harmonis dan romantis di layar kaca, kehidupan rumah tangga Diana dan Charles ternyata berantakan. Putri Diana juga depresi, menderita bulimia, dan tertekan karena suaminya ternyata tidak mencintai dirinya.

Diana mendapati Charles selingkuh dengan Camilla Parker Bowless, hal ini diungkapkannya dalam biografi Diana yang disusun oleh Andrew Morton tahun 1992. Karena depresi ini, Diana bahkan pernah mencoba bunuh diri.  Berdasarkan suara rekaman wawancara Putri Diana, dia sempat jatuh cinta dengan Barry Mannakee, pengawal pribadinya.

Hingga tahun 1996, Charles dan Diana saling serang melalui berbagai wawancara di media hingga keduanya memutuskan bercerai di tahun itu. Bercerai dengan Charles, Diana masih boleh tinggal di Istana Kensington dan menyandang gelar Princess of Wales.

Dengan perceraian ini, Diana memperoleh 23 juta dolar AS dari Charles dan Charles wajib memberi santunan hidup 600 ribu dolar AS per tahun. Diana masih beraktivitas, dan Charles masih menjalin asmara dengan Camilla dan keduanya menikah pada 9 April 2005.

Awal 1997, setahun setelah cerai, Diana pacaran dengan Dodi al-Fayed, putra dari konglomerat Muslim asal Mesir Emad Mohammed al-Fayed pemilik supermarket Harrod’s dan Hotel Ritz di Paris.

Diana dan Dodi diisukan akan segera menggelar pernikahan. Diana bahkan telah meminta saran ke gereja apakah insan beda agama bisa menikah di tempat ibadah umat Kristen itu.

Kematian yang Tragis

Hari Ini dalam Sejarah: Putri Diana Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Paris Halaman all - Kompas.com

Putri Diana meninggal setelah mengalami kecelakaan mobil yang terjadi lebih dari 20 tahun lalu, tepatnya pada Minggu, 31 Agustus 1997. Ia tewas dalam kecelakaan mobil berkecepatan tinggi di Paris.

Saat kecelakaan, Putri Diana sedang bersama pacarnya. Mereka naik mobil yang dikemudikan sopir mabuk dan dikejar paparazzi dengan sepeda motor. Kabar meninggalnya Putri Diana sangat mengejutkan seluruh Kerajaan Inggris.

Putri Diana tengah berjuang untuk membangun kehidupan baru setelah perceraian dengan Pangeran Charles yang penuh gejolak. Pacar Diana yang berada satu mobil dengannya, Dodi Fayed, serta sopir mereka juga meninggal dalam kecelakaan itu.

Diana menumpang mobil Mercedes yang kecelakaan di terowongan sepanjang Sungai Seine, jembatan Pont de l’Alma, di utara Menara Eiffel, Paris, Perancis.

Polisi Perancis menahan tujuh fotografer yang sebelumnya pernah ditahan, untuk menyelidiki apakah ada di antara mereka yang mungkin menyebabkan tragedi itu.

Satuan polisi khusus yang biasanya menangani kasus-kasus penting seperti investigasi terorisme ditugaskan untuk penyelidikan tersebut.

Putri berusia 36 tahun itu sering mengeluh diganggu oleh paparazzi para fotografer komersial yang membuntutinya sejak dia menjadi sorotan publik.

Dia meninggal pada pukul 4 pagi karena pendarahan internal yang berasal dari cedera dada dan paru-paru yang parah, kata dokter pada konferensi pers rumah sakit.

Meskipun menjalani operasi ekstensif, “kami tidak dapat menghidupkannya kembali,” kata Dr. Bruno Riou, ahli anestesi di Rumah Sakit Paris de la Pitie Salpetriere.

Dia mengatakan Diana mengalami serangan jantung, dan bahwa dokter telah berusaha menyelamatkannya setidaknya selama dua jam dengan kejut jantung internal dan eksternal. Dia tidak pernah sadar kembali setelah kecelakaan itu, kata radio Prancis.

Anaknya Pangeran William dan Harry diberi tahu tentang kematian ibu mereka oleh ayah mereka, Pangeran Charles, di Kastil Balmoral, Skotlandia, tempat keluarga kerajaan biasanya menghabiskan liburan musim panas.

Ratu Elizabeth II dan Pangeran Wales mengatakan mereka “sangat terkejut dan tertekan dengan berita buruk ini” kata juru bicara Istana Buckingham.

Pangeran Charles, ditemani oleh dua saudara perempuan Diana, melakukan perjalanan ke Paris Minggu malam untuk menemani jenazahnya kembali ke Inggris.

Kecelakaan itu terjadi tak lama setelah Diana dan Fayed makan di Hotel Ritz milik keluarga Fayed dan sedang dalam perjalanan ke vila pribadi di Paris barat, juga milik Fayed, kata radio Prancis.

Saat Mercedes hitam Diana dan Fayed memasuki terowongan di sepanjang Sungai Seine, mereka dibuntuti oleh setidaknya tujuh paparazzi dengan sepeda motor. Enam fotografer adalah orang Prancis dan satu orang Makedonia.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Jean-Pierre Chevenement, mengatakan mobil Diana melaju dengan kecepatan tinggi melalui terowongan, dan pengemudi kehilangan kendali.

Dia tidak merinci kecepatannya, tetapi sumber penyelidikan, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan kecepatannya lebih dari 100 kilometer per jam (60 mph). Batas kecepatannya adalah 50 kpj (30 mph).

Dilansir Edisi Bonanza88 dari sumber itu menambahkan, keduanya diyakini tidak mengenakan sabuk pengaman.

Dikatakan mobil itu menabrak tiang beton di pembatas jalan, lalu terpental ke dinding kanan. Dampaknya menghancurkan mobil, mengubahnya menjadi tumpukan logam dan pecahan kaca.

Radio France Info mengatakan setidaknya beberapa fotografer mengambil gambar sebelum bantuan tiba dan salah satu fotografer dipukuli di tempat kejadian oleh saksi yang marah dan ketakutan.

Fayed (42), seorang putra miliarder, meninggal seketika. Yang juga tewas dalam kecelakaan itu adalah sopir, seorang agen keamanan di Hotel Ritz, milik ayah Fayed, Mohamed Al Fayed. Orang keempat di dalam mobil, seorang pengawal, terluka parah dalam kecelakaan itu.

Banyak orang Prancis menyalahkan paparazzi atas kecelakaan itu dan menyerukan undang-undang yang melarang gangguan terang-terangan seperti itu ke dalam kehidupan pribadi selebriti.

“Paparazzi dan surat kabar harus mencari nafkah, tapi ini sudah keterlaluan,” kata Madeleine Fabian, seorang pemilik restoran, kepada AP News. “Pemerintah harus menetapkan beberapa peraturan untuk membatasi pemburuan.”

Kedekatan Fayed dan Putri Diana semakin jelas selama lima minggu terakhir, sebelum kecelaakn, saat pasangan itu melakukan serangkaian liburan bersama di Mediterania.

Dikabarkan sebagai multi-jutawan, Fayed memiliki rumah di London, New York, Los Angeles, dan Swiss serta garasi yang penuh dengan mobil mewah. Pernikahannya di tahun 1994 hanya berlangsung selama delapan bulan.

Mohamed Al Fayed adalah teman ayah Putri Diana, mendiang Lord Spencer. Pada minggu pertama Agustus, surat kabar Inggris berspekulasi bahwa Dodi dan Diana sedang jatuh cinta. Pada 10 Agustus, sebuah surat kabar tabloid menerbitkan foto diam-diam pasangan itu berciuman.