Pesona Diogo Jota sejak musim 2020/21 berlangsung memang mampu mencuri perhatian. Bahkan kini Jota mulai dibanding-bandingkan dengan seniornya yang sesama bintang Portugal, Cristiano Ronaldo.

Kiprah Jota kian mendapat sorotan lantaran pindah ke Liverpool pada bursa transfer musim panas 2020. Jota gabung The Reds setelah meninggalkan klub lamanya, Wolverhampton Wanderers.

Masa awal membela Liverpool, Jota sanggup melaluinya dengan manis. Ia tampil apik berkat sumbangsih gol-golnya.

Magis Jota sempat hilang akibat diterpa cedera hingga harus absen cukup lama. Meski demikian, Jota tetap dapat tampil menawan ketika sudah diperbolehkan kembali merumput.

Kalau melihat performanya belakangan, tak berlebihan jika edisi Bonanza88 melabel Jota “The Next Cristiano Ronaldo”. Label ini tak lepas dari kemampuan sensasional Jota dan juga latar belakangnya yang sama seperti Ronaldo, berkebangsaan Portugal.

Lalu, apa saja faktor-faktor yang membuat Jota pantas disebut sebagai penerusnya Ronaldo? Mari simak ulasan edisi Bonanza88 berikut.

1. Rajin Cetak Gol

Kita semua tahu bahwa Cristiano Ronaldo adalah pemain asal Portugal yang sungguh piawai dalam urusan mencetak gol. Kelebihan yang sama pun tampak dimiliki pula oleh Diogo Jota.

Setidaknya berkaca dari bulan maret 2021, momen di mana Jota bisa kembali merumput setelah pulih cedera. Jota total sudah mengoleksi enam gol dalam delapan laga yang dimainkannya.

Rinciannya seperti ini: Jota membuat tiga gol dari enam laga memperkuat Liverpool. Sementara tiga gol sisanya dicetak Jota dalam dua laga internasional membela Timnas Portugal.

 

2. Tajam dalam Sundulan Kepala

Kemampuan sundulan Cristiano Ronaldo sudah berulang kali menghasilkan gol. Tak heran jika CR7 kerap begitu menakutkan setiap ada peluang bola udara.

Urusan tajam dalam sundulan kepala tampak dimiliki pula oleh Diogo Jota. Setidaknya terlihat dalam empat laga terakhir yang dimainkannya, baik bersama Liverpool maupun Timnas Portugal.

Memperkuat lini depan Liverpool kala jumpa Arsenal, 3 April 2021 kemarin, Jota sukses mencetak dua gol yang salah satunya menggunakan sundulan kepala.

Sementara dua laga internasional Kualifikasi Piala Dunia kontra Serbia dan Luksemburg, Jota mampu mempersembahkan tiga gol sundulan (satu ke gawang Luksemburg, dua ke gawang Serbia.