Pelaih Arsenal, Mikel Arteta mengaku ada yang disesalkan meski berhasil menang 3-1 atas Olimpiakos pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa, Jumat (12/03/21) dini hari WIB.

Tiga gol Arsenal itu mampu dilesatkan oleh Martin Odegaard, Gabriel dan Mohamed Elneny. Ini pun menjadi modal yang baik bagi Arsenal di pertemuan kedua nanti.

Akan tetapi, Arsenal harus kebobolan satu gol setelah Youssef El-Arabi membobol gawang Bern Leno pada menit ke-58.

Ini pun menjadi salah satu hal yang disesalkan oleh Mikel Arteta. Kendati begitu, Arteta menyebut anak asuhnya mampu bereaksi cukup baik usai kebobolan.

“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, sangat dominan, menciptakan banyak peluang, kami bisa mencetak dua atau tiga setidaknya di babak pertama, tapi kami memberi mereka dua peluang.”

“Kami memberi mereka gol, mencoba bermain dari belakang, tapi kami bereaksi sangat baik,” kata Arteta seperti dikutip Bonanza88 dari situs olahraga ternama BT Sport.

Secara keseluruhan, penampilan yang sangat positif, tetapi kami harus berhenti membuat kesalahan yang merugikan gol, karena kami tidak dapat mempertahankannya pada level ini.”

“Ini bukan konsentrasi, ini tentang kapan Anda memainkan bola. Ini bukan tentang struktur, pengambilan keputusan, ini tentang kapan Anda memainkan bola, itu membuat perbedaan besar.”

Mantan asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City itu, bagaimanapun, mengklaim timnya tidak bisa bermain dengan rasa takut.

“Ini bukan tentang menghentikan cara kami bermain, karena ini kami mendapatkan penghargaan dengan mengidentifikasi kapan kami melakukannya dan bagaimana kami harus melakukannya,” tambahnya.

“Hal terburuk yang bisa kami lakukan adalah mendapatkan struktur untuk bermain, tetapi kemudian memiliki terlalu banyak rasa takut untuk bermain. Itu adalah kesalahan yang buruk untuk melakukan itu,” tutupnya.