Pihak keluarga selebgram Ari Pratama (20) baru-baru ini mengungkapkan harapannya agar pelaku pembunuhan diberikan sanksi berat.

Selebgram pria asal Makassar itu harus kehilangan nyawanya ketika diduga dibunuh oleh teman kencannya Aisyah Alfik (20).

Ari Pratama pun akhirnya tewas dan tergeletak bersimbang darah di salah satu wisma kawasan Panakkukan, Makassar, Jumat (05/04/21) kemarin.

Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim mengatakan, kronologinya bermula saat korban mengajak pelaku, bertemu di wisma kawasan Kecamatan Panakkukang.

“Pelaku sudah dendam dengan korban dan membawa pisau dapur dari rumah,” kata Bripka Halim di Kota Makassar, Sulsel, Jumat.

Perempuan muda yang tak lain kekasih korban ini mengaku sakit hati. Keduanya sudah kerap bertemu dan berhubungan badan, namun semuanya hanya dianggap main-main.

“Setelah kesekian kali berhubungan badan, korban mengatakan ke pelaku hanya sebatas bermain-main,” ujar dia.

Meski begitu, ibu Ari Pratama, Daeng Satria pun tetap ingin Aisyah Alfik mendapatkan hukuman yang berat dari pihak berwajib.

“Kami berharap pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku,” kataDaeng Satria di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (8/3/21) kemarin.

Jenazah Ari dimakamkan di TPU Kampung Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulsel.

Ratusan keluarga maupun kerabat serta rekan-rekannya turun menghadiri pemakaman korban penikaman ini.

Keluarga korban terlihat tak kuasa menahan kesedihan saat jenazah di turunkan ke liang kubur. Bahkan ada dari mereka yang sampai pingsan karena tak menyangka korban tewas secara tragis.