Nama Luxemburg berasal dari nama benteng Saxon. Luxemburg didirikan pada tahun 963 sebagai Daerah Luxemburg (County of Luxembourg) oleh Sigefroid. Nama kunonya dalam bahasa Saxon adalah Lucilinburhuc (benteng kecil) yang melambangkan posisi strategisnya. Pada tahun-tahun selanjutnya benteng kecil tersebut menjadi benteng yang besar.

Bendera Luxemburg, dengan tiga garis lebar berwarna merah, putih, dan biru, pertama kali digunakan pada abad ke-19 dan resmi diadopsi Luxemburg pada tahun 1972.

Bendera ini mirip dengan bendera Belanda. Luxemburg juga mempunyai bendera resmi “Red Lion” (atau dalam bahasa Luxemburg, Roude Léiw) yang digunakan untuk kapal-kapal yang terdaftar di Luxemburg.

Pada tahun 1443, Elisabet, Ratu Luxwemburg, menjual negaranya kepada Philip the Good dari Burgundy. Philip thwe Good tak sebaik namanya (the Good), karena dia mempunyai 24 gundik dan 18 anak tidak sah.

Majlis Luxemburg (House of Luxembourg) mempunyai tiga anggota yang dipilih oleh Kekaisaran Roma Suci, yaitu Henry VII (1312-1313), Charles IV (1355-1378) dan Sigismund (1410-1437).

Sigismund juga sebagai raja Hongaria dari tahun 1387. Putri Sigismund, Elisabeth of Luxembourg, menikah dengan Albert II dari Habsburg, yang menggantikan mertuanya sebagai raja, juga sebagai Raja Bohemia dan Hongaria.

Kekayaan bersih Pangeran Agung Henry diperkirakan lebih dari £3 milliar, yang menjadikan dia sebagai kerajaan terkaya ke-12 di dunia. Luxemburg mempunyai GDP per kapita tertinggi di dunia dengan US$ 115,000 pada tahun 2011 dan GDP nya hampir tiga kali dari rata-rata GDP negara Eropa.

Tidak setiap orang yang kerja di Luxemburg adalah tinggal di sana. Sekitar 150.000 dari total 351.000 pekerja bayaran (menurut statistik 2012) pulang pergi ke Luxemburg dari kota perbatasan di Perancis, Blgia, dan Jerman. Dan hampir 50% kebanyakan dari Perancis.

Data yang dihimpun Edisi Bonanza88, Luxemburg adalah negara dengan tingkat partisipasi dalam pemilu tertinggi di Eropa, dengan 91% penduduknya ikut ambil bagian dalam pemilihan umum.

Luxemburg mempunyai tingkat upah minimum tertinggi di Eropa dan kedua di dunia setelah Australia. Pada tahun 2013, upah minimum di Luxemburg adalah €1,874.90 ($2,404) per bulan atau €10.8335 ($13.89) per jam untuk pekerja yang tidak memenuhi syarat yang berusia di atas 18 tahun. Bahkan lebih besar daripada Monako.

Luxemburg terkenal di Eropa karena mempunyai stasiun televisi dan radio terbesar, yaitu Radio Luxembourg, RTL Group of Luxembourg. Stasiun ini mengudarakan 34 televisi dan 33 stasiun radio di 12 negara yang terdiri dari channel M6 di Perancis dan Channel Five di Inggris. Di samping itu, Luxemburg adalah tempatnya SES, yaitu pembawa layanan satelit utama Eropa di Jerman dan Inggris.

Sistem pendidikan Luxemburg adalah trilingual (tiga bahasa). Di sekolah dasar untuk pertama kalinya diajarkan bahasa Luxemburg, kemudian bahasa Jerman, dan di SMP diajari bahasa Perancis.

Bahasa jerman pertama kali yang diajarkan di sekolah Luxemburg dan juga digunakan oleh gereja dan media. Namun, untuk seluruh urusan bisnis dan perkantoran menggunakan bahasa Perancis.

Meski Luxemburg adalah negara sekuler, namun kenyataannya katolik Roma mendominasi sekitar 87% dari penduduk negara tersebut. Sisanya 13% beragama Yahudi, Anglikan, Orthodox Yunani, Orthodox Russia, Mennonitisme, Kristen Protestan, Kristen Orthodox, Islam, dan Lutheranisme.

Universitas Luxemburg adalah satu-satunya universitas di Luxemburg. Universitas Oxford dan Universitas Oviedo menempatkan Luxemburg dalam peringkat kedua sebagai negara di dunia dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam ITU ICT Development Index dan peringkat ke-8 dunia dalam Global Broadband Quality Study tahun 2009.

Luxemburg memiliki dua wilayah, yaitu Gutland di sebelah selatan dan Oesling di sebelah utara. Bagian utara Luxemburg adalah jarang penduduknya, hanya ada satu kota dengan penduduk sekitar 4000 jiwa. Negara ini masuk dalam UNESCO World Site karena sejarah agungnya yang berkaitan dengan kerajaan Romawi dan Spanyol.

Pada Tanggal 23 Juni dirayakan sebagai Hari Nasional Luxemburg dan juga sebagai hari kelahiran Pangeran Agung, Charlotte. Kota Diekirch, setengah jam perjalanan dari kota Luxemburg, adalah tempat yang cukup menarik di pedesaan Ardennes. Di sini terdapat tebing yang menjulang dan bukit yang ditutupi hutan. Tempat ini menjadi Museum Nasional Sejarah Militer.

Kota Ardennes, di perbatasan Belgia dan Luxemburg, adalah tempat pertempuran paling berdarah pada Perang Dunia II. Di sinilah pasukan Hitler melakukan serangannya yang dramatis ke arah barat pada musim sdingin tahun 19441945, untuk mengalahkan pasukan Sekutu pada Pertempuran Bulge. Pada tahun 1995, pertama kalinya Luxemburg dijuluki sebagai “Ibu kota kebudayaan Eropa”. Julukan tersebut berulang pada tahun 2007.

Laju Ekonomi Luksemburg

11 side effects of living in Luxembourg - Matador Network

Luksemburg (Luxembourg), salah satu negara kecil di Benua Eropa, memiliki catatan-catatan yang mengesankan, terutama dalam bidang ekonomi dan perdagangan. Adapun total populasi penduduk Luksemburg pada 2015 kurang lebih sebesar 0.57 juta jiwa.

Pada tahun tersebut, total Gross Domestic Product (GDP) yang diperoleh negara ini mencapai US$ 57.79 miliar, pertumbuhan ekonomi sebesar 4%, dan besaran inasi tahunan sekitar 0.5%. Sedangkan GDP per kapita (current-price based) Luksemburg di 2015 berkisar di angka US$ 101.45 ribu. Nilai ini menjadikan Luksemburg sebagai negara dengan perdapatan per kapita tertinggi di dunia

Lebih jauh, Luksemburg merupakan salah satu anggota awal organisasi the International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) yang menjadi cikal bakal the World Bank. Luksemburg juga termasuk sebagai salah satu anggota kelompok negara OECD (the Organisation for Economic Co-operation and Development), serta blok kerjasama Uni Eropa (the European Union) dan menggunakan Euro sebagai mata uang resmi negara.

Catatan menarik lainnya adalah sekitar 46% dari total populasi penduduk Luksemburg tidak memiliki kewarganegaraan Luksemburg. Ini menandakan bahwa hampir setengah dari total penduduk negara tersebut merupakan pendatang.

Luksemburg juga mencatatkan diri sebagai salah satu negara yang memiliki mayoritas tenaga kerja terampil (skilled labour). Berdasarkan studi the World Economic Forum yang bekerjasama dengan organisasi buruh sedunia, the International Labour Organization (ILO), dalam Human Capital Index 2015, sekitar 59.6% total tenaga kerja di Luksemburg berlatar belakang pendidikan tinggi dan menguasai keterampilan mumpuni.

Perbandingannya adalah dari sepuluh tenaga kerja yang ada, terdapat enam orang yang memiliki tingkat keterampilan tinggi. Persentase skilled labour ini merupakan peringkat tertinggi di dunia, diatas Singapura dan Swiss.

Sementara dalam indeks keterbukaan pasar atau Open Markets Index 2015 yang dirilis oleh the International Chamber of Commerce (ICC), Luksemburg menempati urutan ke-3 tertinggi di dunia, dibawah Hongkong dan Singapura.

Terdapat empat komponen dalam penilaian yang dilakukan oleh institusi tersebut, yaitu keterbukaan perdagangan, kebijakan perdagangan, keterbukaan investasi Foreign Direct Investment (FDI), serta infrastruktur perdagangan.

Lebih lanjut, dalam studi yang dilakukan oleh the Legatum Institute, Luksemburg menduduki peringkat ke-6 terbaik dalam kriteria good governance dari total 142 negara yang diteliti, dibawah Swiss, Selandia Baru, Denmark, Swedia, dan Finlandia.

Good governance dalam penelitian ini meliputi beberapa variabel, yakni efektivitas, stabilitas, dan akuntabilitas pemerintah; pembagian wewenang/kekuasaan; partisipasi politik dan pemilihan umum yang

jujur; tingkat korupsi; perlindungan lingkungan hidup; upaya pemberantasan kemiskinan; serta penegakan peraturan perundangundangan.

Selanjutnya, dalam laporan Global Competitiveness Report yang dirilis oleh the World Economic Forum, dari 140 negara yang menjadi objek studi, Luksemburg berada di peringkat ke-20.

Penelitian tersebut meliputi berbagai kriteria penilaian, yakni institusi, infrastruktur, lingkungan makroekonomi, kesehatan dan pendidikan dasar, pendidikan tinggi dan penelitian, esiensi pasar barang, esiensi pasar tenaga kerja, pembangunan pasar keuangan, kesiapan teknologi, skala pasar, kepuasan usaha, serta inovasi.

Perekonomian Luksemburg, negara kecil dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia. Luksemburg  menggantungkan diri pada industri besi dan baja. Terdapat sekitar 90% perdagangan ekspor yang ditopang dari produksi besi dan baja.

Disamping itu, perdagangan Luksemburg juga disumbang dari sektor industri metal, kimia, dan plastik. Sementara pasar saham dan jasa nansial menjadi unggulan utama perekonomian Luksemburg di sektor keuangan.

The International Monetary Fund (IMF) dalam salah satu laporannya menyatakan bahwa kekuatan utama perekonomian negara Luksemburg antara lain berupa: pasar ekonomi yang terbuka. regulasi dan iklim bisnis yang ramah bagi investor. ketersediaan tenaga kerja terampil. tarif pajak yang kompetitif.

Transportasi Gratis

People Looking At Live Statue In City Square Of Luxembourg City Editorial  Photography - Image of busy, destination: 160239167

Pemerintah Luksemburg segera menerapkan kebijakan sebagai negara pertama di dunia yang membuat semua transportasi publiknya gratis.

Tarif kereta api, trem dan bus akan dicabut musim panas mendatang di bawah rencana pemerintah koalisi Xavier Bettel, yang kembali terpilih untuk masa jabatan kedua sebagai perdana menteri pada Rabu 5 Desember, demikian sebagaimana dikutip dari The Guardian.

Bettel, yang membentuk pemerintahan dari koalisi Partai Demokrat, Partai Pekerja Sosialis, dan Partai Hijau, telah bersumpah untuk memprioritaskan kesejahteraan lingkungan selama kampanye pemilu baru-baru ini.

Selain menggratiskan ongkos transportasi publik, pemerintah Luksemburg juga mempertimbangkan legalisasi ganja, dan memperkenalkan dua hari libur nasional baru.

Alasan utama di balik kebijakan menggratiskan transportasi umum adalah karena Luksemburg –terutama pada pusat ibu kotanya– mengalami kemacetan yang termasuk paling buruk di dunia.

Ibu kota negara tersebut dihuni oleh 110.000 jiwa, namun sebanyak lebih dari 400.000 orang datang dari wilayah sekitarnya untuk bekerja.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pengemudi di ibu kota Luksemburg menghabiskan rata-rata 33 jam dalam kemacetan lalu lintas pada tahun 2016.

Sementara total penduduk negara itu mencapai lebihd ari 600.000 jiwa, dengan tambahan sekitar 200.000 orang yang menyeberang dari Prancis, Jerman, dan Belgia untuk bekerja di Luksemburg setiap harinya.

Semakin Progresif pada Kebijakan Transportasi

Public transport in Luxembourg: trains and buses | Expatica

Luksemburg semakin menunjukkan sikap progresif untuk kebijakan transportasinya.

Musim panas ini, pemerintah setempat telah menggratiskan transportasi umum untuk anak-anak dan remaja di bawah usia 20 tahun.

Siswa sekolah menengah dapat menggunakan transportasi umum secara gratis dari rumah ke lokasi sekolah mereka.

Lebih dari itu, pelaju umum juga mendapat potongan harga 50 persen menjadi 2 euro (setara Rp 33.000), untuk setiap perjalanan hingga dua jam di negara yang hanya seluas 2.590 kilometer persegi itu.

Namun, kebijakan menggratiskan ongkos transportasi umum pada 2020 mendatang, belum menyinggung tentang apa yang harus dilakukan pada biaya perjalanan kompartemen kelas satu dan kelas dua di kereta. Smeentara itu, Xavier Bettel, baru saja kembali meraih kemenangan dalam pemilu terakhir.

Padahal, jajak pendapat sebelumnya mengindikasikan bahwa Partai Masyarakat Sosial Kristen (CSV) –yang dipimpin selama 19 tahun oleh Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker– akan mengakhiri kekuasaan petahana.

Dari pendidikan dan kesehatan gratis

Luxembourg is the first country to offer free public transit

Luxembourg memang tidak seterkenal Singapura atau Uni Arab Emirat, tapi negara berpenduduk 600.000 jiwa ini jauh lebih makmur dibanding dua negara termakmur itu. Ukuran negaranya memang cukup kecil jika dibandingkan dengan negara lain.

Luasnya setara dengan Kota Palangkaraya yaitu 2.586 kilometer persegi. Tapi sebenarnya Luxembourg cukup besar lho mengingat penduduknya hanya setara dengan penduduk Kota Banjarmasin.

Kepadatan penduduknya hanya 220 orang setiap kilometer perseginya. Mereka tidak perlu tinggal di rumah susun yang sempit dan berdempetan dengan tetangga. Jika dibandingkan dengan rumah-rumah di negara Eropa lainnya, rumah di Luxembourg termasuk berukuran sangat besar!

Itu salah satu keuntungan tinggal di Luxembourg. Ruang gerak kita cukup luas. Jika selama ini kita tinggal di Jakarta yang sangat padat, kemudian pindah ke Luxembourg, kita bakal bisa bernapas lega. Tanah dan jalanannya luas, tidak bising, dan lingkungannya bersih. Selain itu, negara kaya ini memiliki fasilitas bagi penduduknya yang bakal bikin kamu ngiler dan pengen buru-buru pindah ke sana.

Pendidikan Gratis

Tuition Free Universities in Luxembourg For International Students - Apply  | Study Eagles

Anak-anak berusia 4-16 tahun diwajibkan menempuh pendidikan. Tidak ada alasan untuk tidak menyekolahkan anak mereka karena sebagian besar sekolah di Luxembourg adalah milik pemerintah dan gratis! Sistem pendidikannya pun unik.

Di sekolah, mereka wajib mempelajari bahasa Luxembourg, Prancis, dan Jerman. Sebagian dari mereka mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa pilihan. Karena itu penduduk Luxembourg dikenal sebagai masyarakat multilingual atau dapat berbicara lebih dari satu bahasa.

Kesehatan Terjamin

Luxembourg Health Care Images, Stock Photos & Vectors | Shutterstock

Masyarakat Luxembourg tidak perlu pusing memikirkan biaya pengobatan seandainya mereka jatuh sakit. Kesehatan mereka dijamin oleh pemerintah dan asuransi swasta. Pemerintah bahkan tidak hanya menanggung biaya penyembuhan, namun juga imunisasi dan vaksinasi. 99% penduduk Luxembourg mendapatkan imunisasi sehingga kemungkinan mereka sakit cukup kecil.

Tenaga medis di sana pun cukup terampil. Tercatat di tahun 2003, tidak ada ibu dan anak yang meninggal sama sekali saat proses melahirkan.

Kemudahan Transportasi

Luxembourg makes public transport free | News | DW | 29.02.2020

Dengan pendapatan per kapita mencapai Rp 1,3 milyar per tahun, tidak heran jika 68% penduduk Luxembourg memiliki mobil. Namun ini tidak menghentikan pemerintah untuk menyediakan fasilitas transportasi publik terbaik. Jalanan di sana sangat efisien sehingga tidak sering terjadi kemacetan (di jam-jam tertentu masih macet sih). Ke depannya ada rencana untuk mengoperasikan komuter di dalam kota untuk mengurangi kemacetan.

Kemudian terdapat kereta untuk mengangkut masyarakat ke seluruh dan ke luar negeri. Mereka bahkan memiliki kereta cepat yang menghubungkan Luxembourg dengan Paris. Jangan kaget kalau mendengar cerita masyarakat Luxembourg sering malam mingguan di Paris!