Istri aktor ternama dunia Jackie Chan, Joan Lin memperlihatkan ketegarannya sebagai seorang wanita. Itu terjadi ketika dirinya telah diselungkuhi oleh sang suami.

Sekedar mengingatkan kembali, Jackie Chan pernah menjalin hubungan terlarang dengan aktris cantik Hong Kong Elaine Ng.

Bahkan kedua pasangan terlarang itu diketahui memiliki seorang putri. Dia adalah Etta Ng, perempuan yang usianya sudah menginjak 18 tahun.

Dosa di masa lalu ini, sempat Jackie Chan tuangkan ke dalam buku autobiografinya di tahun 2015. Bagaimana rumah tangganya terempas badai, begitu perselingkuhan terbongkar oleh media.

Di TV, di surat kabar, tabloid, di mana-mana ada wajahnya dan selingkuhannya. Ketika berita menyebar, hari itu bahkan ia tidak ada di dekat istrinya. Jackie tengah syuting di negara lain.

“Ketika berita perselingkuhan itu keluar, media membuatnya tidak terkendali. Saya ingin menelepon Joan saat itu juga, tapi saya tidak tahu apa yang harus saya katakan.”

“Saya tidak sanggup menjelaskannya, karena ini kesalahan yang tidak bisa diperbaiki hanya dengan berkata ‘saya minta maaf’,” ungkap Jackie.

Namun berita makin bergerak liar. Jackie tak mungkin pulang ke Taiwan saat itu juga. Mau tak mau, ia menelepon istinya dari negara lain.

Kata ‘perceraian’ membayangi kepalanya saat itu. Tapi respon Joan Lin membuatnya terkejut. Istrinya tidak marah-marah atau histeris.

Ketika Jackie bertanya apakah Joan sudah membaca koran? Joan menjawabnya kalem dan bijak. “Kamu tidak perlu menjelaskannya,” bilang Joan.

“Aku ingin kamu tidak menyakitinya (Elaine). Aku juga mau, kamu tidak menyakiti hubungan kita. Jika kamu membutuhkan aku dan anakmu, kami akan mendukungmu.”

“Kami akan ada di sisimu. Aku tahu, kamu pasti merasa bingung dan tidak enak saat ini. Tidak usah khawatirkan aku, aku baik-baik saja,” begitu kata Joan Lin.

Mendengar kata-kata istrinya, Jackie Chan jadi lebih merasa bersalah lagi. Hatinya tak kuat mendengar ketulusan dan ketegaran istrinya.

Dia tidak marah atau mau menceraikannya, melainkan membelanya. Jackie Chan menangis. Lalu Jackie berbicara pada pantulan dirinya di cermin.

“Kamu bajingan, Jackie. Selama bertahun-tahun kamu menutupi kesalahan ini, dan dia (Joan) bisa sangat terbuka padamu,” ucap Jackie pada dirinya sendiri.

Beberapa hari kemudian, Jackie Chan kembali ke Taiwan. Dia langsung membuat pertemuan dengan keluarganya.

Jackie meminta maaf kepada istri dan anaknya, Jaycee atas kesalahan yang tak bisa dimaafkan ini.

“Sejak saat itu, isu ini (selingkuh) tak pernah lagi disinggung di keluarga kami. Saya berempati padanya (Joan).”

“Saya jadi lebih menghargai dan menghargainya lagi. Dia wanita yang kuat, lebih kuat dari saya dari sisi manapun,” ungkap Jackie.