Meghan Markle dan suaminya, Pangeran Harry belakangan terus menjadi sorotan publik setelah mereka mengundurkan diri sebagai anggota senior Keluarga Kerajaan Inggris.

Diketahui Pangeran Harry membawa keluarga kecilnya, Meghan Markle dan putra mereka Archie untuk pindah menetap di Los Angeles (LA) sejak tahun lalu.

Pangeran Harry juga telah menandatangani beberapa kontrak dengan keluaga kerajaan Inggris guna untuk  membuat keluarga kecilnya dapat mandiri secara finansial dan kebebasan pribadi dari keluarga bangsawannya.

Dibalik permasalahan mengenai pengunduran diri Pangeran Harry dan Meghann Markle dari anggota Keluarga Kerajaan Inggris, Komentator kerajaan, Richard Eden baru-baru ini mengungkapkan fakta baru terkait Meghan Markle.

Richard mengungkapkan bahwa Meghan Markle ingin menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Tidak butuh waktu lama, pemberitaan mengenai ambisi istri Pangeran Harry itu pun semakin menyeruak dan menimbulkan berbagai pertanyaan.

Sebuah sumber yang sangat baik mengatakan bahkan setelah Meghan mulai berkencan dengan Pangeran Harry, dia mengatakan bahwa ambisi utamanya adalah menjadi menjadi presiden. Tampaknya semakin mungkin dan betapa menakjubkan prospeknya,’’ ungkap Richard Eden.

Komentator kerajaan Victoria Murphy pun ikut angkat bicara mengenai pemberitaan tersebut.

Saya tidak akan pernah mengatakan tidak pernah tetapi saya tidak berpikir ini adalah sesuatu yang ada di kartu dalam waktu dekat. Siapa pun yang saya ajak bicara sepertinya menyarankan itu,’’  tutur Victoria Murphy.

Victoria Murphy juga mengatakan bahwa identitas Pangeran Harry dan Meghan Markle harus dilihat sebagai orang lain juga selain sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris.

Semua yang mereka lakukan, identitas mereka dibentuk oleh keluarga kerajaan dan saya tidak mengerti bagaimana itu tidak akan pernah terjadi. Jika dia menjadi presiden, warisan mereka akan sangat berbeda,’’ sambungnya.

Selain itu, pakar kerajaan Richard Fitzwilliams berpendapat bahwa Meghan Markle seorang warga negara AS dan telah lama menjadi seorang aktivis, sangat mungkin untuk dirinya memiliki karier pollitik di negaranya.

Meghan adalah seorang aktivis yang sangat pandai bicara. Dia memulai aktivisme ketika dia masih kecil, dia telah melakukan banyak hal selama bertahun-tahun. Yang sangat saya curigai dan juga Harry telah terlibat dalam beberapa badan amal teratas,’’ kata Richard Fitzwilliams.