Siapa sangka kalau ada 5 tim eSports yang dengan teganya tak mau membayar gaji pemainnya. Memang saat ini dunia eSports sedang berkembang dengan sangat baiknya.

Hal itu dikarenakan memang pamornya sedang sangat naik sehingga muncul banyak tim eSports yang berkembang saat ini. Tapi tidak sedikit juga tim eSports yang ternyata malah tidak berkembang sebegitunya.

Bahkan tak sedikit jjuga  ada tim eSports yang dengan teganya tak mau membayar gaji pemainnya. Siapa saja tim itu dan mengapa bisa begitu tega kejam dan betapa kejinya?

Denial eSports

Pertama ada Denial eSports yang tak bayar gaji pemainnya di divisi Halo sebesar 3000 dollar AS atau sekitar 43 juta rupiah. Tak hanya itu, Denial eSports juga menunggak gaji di League of Legends.

Sempat terjadi perombakan, akhirnya pada 2017 lalu tim yang berkiprah di CS:GO, Paladins dan Overwatch itu melunasi semua gajinya. Namun sayang 6 bulan kemudian, mereka bubar karena terlilit utang 100 ribu euro di divisi Call of Duty.

Ninjas in Pyjamas

Ninjas in Pyjamas merupakan salah satu tim eSports terbaik di CS:GO pada 2013/14 lalu. Tapi ternyata di 2014, mereka hancur lebur dan salah satu bintangnya yaitu Fifflaren pun cabut dari Swedia ke Amerika Serikat.

Secara gamblang dan mengejutkan sang pemainn kemudian memberikan pengakuan mengejutkan. Yaitu ternyata tim eSPorts itu tidak memberikan hadiah atas juara turnamen tersebut dan gaji yang diterima berada di bawah standar.

Epsilon eSports

Masih soal gaji, ternyata apa yang dialami oleh Epsilon eSports lebih parah lagi. Di mana dua mantan pemainnya mendapat gaji yang tidak sesuai perjanjiannya.

Mereka ini harusnya dibayar 50 ribu dollar AS, tapi ternyata malah dibayar hanya 12.500 dan 9.000 dollar AS saja. Selain itu, banyak pemain di divisi CS:GO ternyata mengaku 90 persen gajinya selalu telat dibayar.

Mega eSports

Dari League of Legends, ternyata tim eSports dari Thailand yaitu Mega eSports bahkan sampai mendapat hukuman larangan tanding hingga 2022. padahal di 2019, Mega eSports sedang naik daun.

Tapi begitu diketahui mereka tidak membayar gajui pemain, maka larangan pun muncul bagi Mega. Tindakan tersebut diambil agar menghukumm tim eSPorts untuk selalu membayar gaji mereka.

Tigers

Terakhir datang dari Tigers yang bermain di Dota 2. pengakuan mengejutkan diberikan oleh Xepher dalam youtube di mana ia menyebut kalau gajinya belum dibayar oleh Tigers.

Sekitar 3 bulan sebelum Tigers bubar, ternyata Xepher tidak digaji dan itu membuatnya kesal. Itulah 5 tim eSports yang dengan teganya tak mau bayar gaji pemainnya.