Radiator merupakan komponen penting pada kendaraan mobil, karena berfungsi sebagai pendingin mesin.

Oleh sebab itu, pemilik wajib mengetahui cara merawat radiator mobil yang benar, agar terjaga kinerjanya dan juga mesin mobilnya.

Tidak hanya merawat, pemilik juga mesti paham bagian-bagian apa saja yang ada di dalam radiator agar tetap dipantau seperti minyak pelumas, cairan pendingin dan udara.

Ketiga perlu perawatan agar performa mesin tetap optimal. Lantas bagaimana caranya? berikut ini kami sajikan tipsnya:

1. Cek Selang Radiator

Selang radiator juga menjadi bagian penting dari sistem pendinginan, karena membawa cairan pendingin ke luar. Dikutip dari Meineke, pada dasarnya terdapat dua selang pada radiator yaitu selang bagian atas dan bagian bawah.

Selang atas menghubungkan bagian radiator ke mesin, sedangkan selang bawah menghubungkan bagian bawah radiator ke pompa mesin air.

Oleh sebab itu pemilik juga harus sering memantau selang, karena mudah mengalami retak dan mengakibatkan kebocoran cairan pendingin dan pendinginan mesin mejadi tidak berjalan dengan baik.

2. Memilih Cairan Pending yang Tepat

Jangan sembarangan memilih cairan pendingin pada radiator mobil. Anda harus menggunakan cairan pendingin khusus sesuai dengan merek dan model mobil.

Setiap mobil memiliki radiator yang berbeda, bisa dari almunium atau tembaga kuningan. Maka disarankan untuk tidak mencampur cairan pendingin radiator.

Selain itu, Anda harus mengganti cairan pendingin setiap kali radiator diservis. Idealnya dilakukan setiap tahun.

3. Membersihkan Radiator

Anda sebagai pemilik mobil harus rajin membersihkan radiator secara teratur. Setiap satu tahun sekali atau 30.000 km wajib membersihkan radiator.

Rutin membersihkan radiator maka dapat menghilangkan penumpukan karat dan residu.

4. Cek Tutup Radiator

Selanjutnya sering mengecek tutup radiator. Memang hal spele, namun bisa fatal jika mengabaikannya, karena fungsinya bisa menyebabkan radiator terlalu panas.

Jika tutup radiator tidak disekrup dengan benar, maka cairan pendingin bisa bocor. Tutupnya juga membantu menjaga tekanan air yang benar.