Catur saat ini tengah menjadi olahraga yang sedang hangat diperbincangkan, akibat konflik antara pecatur online asal Indonesia, Dadang Subur atau Dewa Kipas dengan pecatur asal Amerika Serikat, Levy Rozman di Chess.com.

Akan tetapi catur sendiri sedang populer tidak hanya karena konflik keduanya, melainkan juga berkat film serial Netflix, The Queens Gambit.

Hal tersebut membuat banyak orang mulai bermain catur. Akan tetapi ada baiknya belajar dari para pendahulu atau grandmaster catur yang sudah memiliki pengalaman.

Sebagai refenrensi, berikut tiga grandmaster catur dunia yang wajib diikuti kegiatan bertandingnya di chess.com.

1. Magnus Carlsen

Grandmaster Magnus Carlsen merupakan juara catur dunia saat ini. Yang bikin orang kagum, ia memperoleh puncak karier di olahraga tersebut sebelum usia 30 tahun.

Hal ajaib lainnya ketika ia berusia 13 tahun dan berhasil memaksa GM Garry Kasparov draw. Kemudian di acara yang sama pada tahun 2004, Magnus berhasil mengalahkan GM Anatoly Karpov.

Pada tahun 2009, ia menjadi pemain termuda yang menembus peringkat 2800. Muda dan pandai, membuat Carlsen banyak dikagumi pecinta catur.

2. Fabiano Caruana

Fabiano Caruana lahir pada 30 Juli 21992 di Miami, Florida, Amerika Serikat. Bakanya di dunia catur sudah tercium sejak ia berusia lima tahun, dalam program catur sekolahnya.

Pelatih catur pertamanya adalah Master Nasional Bruce Pandolfini, seorang penulis catur terkenal.

Ia menjadi master FIDE pada 2002 dan mater internasional pada 2006. Setahun kemudian, pada usia 14 tahun, Caruana menjadi grandmaster termuda di Amerika Serikat dan Italia.

3. Ding Liren

Ding Liren adalah super grandmaster asal China yang disebut banyak orang adalah pesaing utama dari GM Magnus Carlsen.

Ding memenangkan Kejuaraan Catur China pertamanya pada usia 16 tahun dan menjadi pecatur termuda yang pernah melakukannya.

Pada piala catur 2017 dan 2019, ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang dapat masuk final dua kali berturut-turut.

Ia juga pernah mendapat tiga gelar catur domestik di China, diikuti dua medali emas tim dan satu medali emas individu di Olimpiade Catur (ditambah satu medali emas tim di Kejuaraan Tim Dunia).